Catatan Distro Hopping
by
Prequisitions:
- Backup Dokumen penting ke Telegram (freebsd dan linux bisa diinstall telegram)
- bootable usb (atau ventoy. Siapkan 2: 1 untuk coba-coba 1 lagi untuk utama)
- hp (untuk browsing ketika ada problem)
- koneksi internet lancar
- bare metal
- waktu
- CPU dan RAM (kalo mau mainan virtualisasi)
Linux vs FreeBSD
Linux
- Desktop
- Server
- Driver
- Aplikasi
- Binari
- Dotfile
- Dokumentasi
- Troubleshoot
- Komunitas
- Langsung core, resikonya kalo ngonfig salah ngrusak OS
- Setiap distro aturan ngonfignya sendiri-sendiri, sehingga harus milih jati diri mau yang mana.
- Setiap distro punya istilah sendiri
FreeBSD
- Server
- Berasa keren banget (karena tidak banyak yang bisa)
- Secure
- Core terisolasi, kesalahan konfig tidak mengganggu kernel core
- Dokumentasi
- Komunitas
- Kompatibilitas
- Driver
- Aplikasi
- Compile dari source lama banget (pernah sampe sehari) dan ndak dijamin berjalan
- Pake binary kadang error
- kernel module kadang error dan ndak tahu solusinya ex: bhyve ndak booting, volume ndak los plong, brightness, vbox.
Ubuntu
- Dokumentasi cukup lengkap (karena sering digunakan oleh beginner)
- Dukungan aplikasi No 1
- Ndak keren, include cannonical
- sekarang ubuntu server live, tidak ada netinstall
- iso ubuntu (xubuntu, lubuntu, ubuntu mate dkk, pop-os (BIOS), ubuntu server) diatas 2GB semua sehingga harus menyiapkan bootable minimal 8GB. iso rubuntu (EFI) dan linux lite (EFI) masih bisa menggunakan bootable 4GB.
Arch
- Keren
- Stabil (pake kernel lts)
- Full Custom
- AUR memungkinkan dukungan aplikasi sebanyak Ubuntu bahkan lebih
- Dokumentasi wiki.arhlinux.org lengkap
- Bagus untuk orang gabut, seneng ngoprek, pengin tahu daleman OS
- Software terbaru
- Bisa BIOS atau EFI
- Menyita waktu
- Ngonfig dari 0
Fedora
- Dokumentasi lengkap
- Komunitas oke
- Desktop oke
- Default pake EFI
- Ndak stabil karena bukan Linux-LTS
- Default pake keyring
- Pake Flatpak
- Harus ngonfig codecs audio, epel, rpm free non-free
Rocky
- Stabil
- Tidak selengkap fedora
- Dan beda dengan fedora
- Troubleshoot kurang
- Codecs ffmpeg ada yg ndak bisa ketika pake audacity
- Terus ketika install FFmpeg dan running audacity masih error, alasannya ffmpeg tidak ikut terinstall ketika menginstall audacity, audacity direinstall, seluruh cache dan konfigurasi audaciy yg terinstall sudah diremove masih tetap
RHEL
- ribet kurang fleksibel, secure bgt sampe pusing mau ngp-ngp dibatasi security
- usb habis nginstall rhel ada iso9660 yg bikin pusing. solusinya pake cara ini
Docker
- Bisa install ubuntu, rocky, alpine, dan linux-linux lain tanpa virtualisasi tapi cuma shell
Recommended
- install linux-lts terus coba-coba pake virtualbox berbagai distro sampe nemu yg cocok